Pembibitan cacing menjadi fungsi baru bagi salah satu kandang ayam yang sudah tidak digunakan di Zeze Zahra Excellent Farm. Bangunan tersebut kami rapikan agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan kebun.
Tempat ini disiapkan untuk pembibitan beberapa jenis cacing, termasuk ANC (African Night Crawler). Dengan memanfaatkan bangunan yang sudah ada, kegiatan dapat dimulai dari penataan ruang dan penyiapan media.

Menata Kandang Lama untuk Pembibitan Cacing
Perubahan fungsi bangunan diikuti dengan penataan bagian dalamnya. Ruang yang sebelumnya digunakan sebagai kandang ayam dibagi menjadi beberapa petak, kemudian diisi media organik untuk tempat pembibitan.
Pembagian petak membuat media ditempatkan dalam bagian-bagian yang terpisah. Susunan ini dapat membantu pemeriksaan kondisi media dan perkembangan cacing pada masing-masing petak.
Penataan tersebut menjadi langkah awal untuk menyesuaikan bangunan dengan penggunaan barunya. Selain menyediakan tempat, pengelolaan berikutnya perlu memperhatikan kondisi media selama pembibitan berlangsung.

Memanfaatkan Lokasi yang Teduh
Salah satu pertimbangan menggunakan bekas kandang ini adalah lokasinya yang cukup teduh. Kondisi tersebut membantu mengurangi paparan panas langsung pada tempat pembibitan.
Naungan menjadi bagian dari upaya menjaga media agar tidak cepat kering atau terlalu panas. Namun, lokasi yang teduh tetap perlu diikuti pemeriksaan media secara berkala.
Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah perubahan kondisi pada setiap petak. Dari pemeriksaan tersebut, kebutuhan perawatan dapat disesuaikan dengan keadaan media dan perkembangan cacing.
Menghubungkan Pembibitan Cacing dengan Kebutuhan Kebun
Pemanfaatan kandang lama ini merupakan bagian dari upaya menjalankan pertanian terpadu di Zeze Zahra. Bangunan yang sudah tidak dipakai untuk memelihara ayam dapat mendukung kegiatan lain di kebun.
Media organik yang disiapkan menjadi bagian dari proses tersebut. Melalui kegiatan pembibitan, kami berharap bahan organik dapat diolah oleh cacing dan hasil pengolahannya nanti dimanfaatkan kembali untuk tanaman.
Hubungan antarkegiatan ini yang ingin terus kami bangun. Pengelolaan kebun mencakup pemanfaatan ruang, penanganan bahan organik, serta penyiapan kebutuhan tanaman.
Mengamati Perkembangan Pembibitan
Untuk saat ini, perhatian diarahkan pada penataan tempat dan kondisi media pembibitan. Perkembangan cacing serta hasil pengolahan bahan organik masih perlu diamati sebelum manfaatnya bagi kebun dapat dievaluasi lebih jauh.
Dari bekas kandang ayam ini, kami memulai pemanfaatan baru yang sesuai dengan kebutuhan Zeze Zahra. Langkah berikutnya adalah merawat tempat pembibitan dan melihat bagaimana kegiatan tersebut dapat mendukung pengelolaan kebun secara berkelanjutan.